Skip to main content

Metaverse Adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Perkembangannya Hari Ini

Metaverse Adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Perkembangannya Hari Ini
Metaverse
Images source: hbr.org

Metaverse Adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Perkembangannya Hari Ini

Belakangan ini, istilah metaverse mulai populer sejak perusahaan Facebook mengubah namanya menjadi Meta. Sebenarnya, metaverse adalah yang sudah ada dalam waktu yang cukup lama. Namun belum populer seperti saat ini.

Sering mendengar istilahnya, apakah Anda mengerti apa pengertian dan bagaimana cara kerjanya? Simak penjelasan di bawah ini untuk mendapatkan jawaban selengkapnya.

TOC / Daftar Isi

Metaverse Adalah

Metaverse bukan sebuah istilah yang baru muncul. Pada 1992, Neal Stephenson sudah menggunakan istilah tersebut dalam karya novelnya berjudul Snow Crash. Istilah tersebut merujuk pada dunia virtual 3 dimensi yang menjadi dunia bagi avatar-avatar dari pengguna yang ada di dunia nyata.

Hingga saat ini, istilah metaverse sendiri masih belum bisa diartikan atau didefinisikan secara universal. Pasalnya, sampai saat ini pun metaverse masih berbentuk konsep yang belum terlihat jelas bagaimana realisasinya.

Untuk mempermudah masyarakat awam, istilah metaverse dapat diartikan sebagai dunia di internet yang hadir dalam bentuk tiga dimensi dan sifatnya seperti dunia virtual. Dunia virtual ini nantinya dapat dimasuki oleh pengguna yang juga memiliki avatar dalam bentuk virtual.

Jadi, konsep dari metaverse sendiri adalah menghadirkan sebuah pengalaman baru bagi pengguna yang memakai internet. Alih-alih hanya melihat layer, Anda akan diajak untuk menjelajahi metaverse sebagai suatu dunia baru yang berbasis virtual.

Back to Content ↑

Sejarah Singkat Metaverse

Setelah memahami apa itu definisi dari metaverse, pahami juga bagaimana sejarahnya. Di bawah ini akan disampaikan mengenai sejarah dari metaverse secara singkat.

Mengacu pada penjelasan “metaverse adalah” di atas, konsep ini sebenarnya sudah pernah muncul di tahun 2000. Kemunculan metaverse ini dapat Anda lihat pada game The Sims. Tanpa disadari, video game yang mendunia ini sudah menerapkan konsep tersebut.

Kalau Anda pernah memainkan game The Sims, pasti sudah tahu bagaimana game tersebut bekerja. The Sims menyajikan dunia virtual yang diadaptasi dari kehidupan nyata. Pemainnya bisa melakukan berbagai aktivitas layaknya di dunia nyata.

Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 2003, platform bernama Second Life berhasil dikembangkan. Pencetusnya adalah perusahaan teknologi bernama Linden Lab. Pengguna platform ini bisa melakukan banyak hal layaknya di dunia nyata.

Selanjutnya, metaverse yang saat ini tengah dikembangkan disebut-sebut menggabungkan beberapa teknologi seperti Augmented Reality (AR), Virtual Reality (CR), serta teknologi video.

Perpaduan ketiga teknologi tersebut diharapkan mampu menciptakan dunia virtual yang memungkinkan orang-orang hidup di dalamnya.

Back to Content ↑

Cara Kerja Metaverse

Penasaran dengan bagaimana cara metaverse bekerja? Hal ini sempat dijelaskan oleh Mark Zuckerberg. Dirinya kini menjabat sebagai CEO di perusahaan miliknya sendiri, yaitu Meta. Seperti yang sudah diketahui bersama, Meta sebelumnya bernama Facebook.

Zuckerberg menyampaikan bahwa teknologi metaverse merupakan media baru bagi manusia untuk berinteraksi satu sama lain. Untuk memasuki metaverse, pengguna memerlukan perangkat Virtual Reality (VR).

Menggunakan VR, pengguna akan masuk ke dunia virtual 3 dimensi. Berikutnya, pengguna bisa bertemu dengan pengguna yang lain, berinteraksi, serta berjalan ke berbagai tempat. Jadi, di sini Anda seolah benar-benar bertemu dengan orang lain atau pergi ke suatu tempat yang nyata.

Zuckerberg Kembali menjelaskan bahwa teknologi metaverse merupakan mimpi terbesar bagi perusahaan teknologi, khususnya yang fokus di social. Oleh karena itu, perusahaan Meta sedang fokus untuk mengembangkan metaverse.

Perlu Anda ketahui juga bahwa metaverse ini tidak semata-mata dimiliki oleh Meta. Beberapa perusahaan teknologi lainnya di dunia juga tengah serius mengembangkan metaverse. Mari kita pantau bersama bagaimana perkembangannya.

Back to Content ↑

Perubahan Teknologi di Metaverse

Kehadiran metaverse memberikan dampak yang cukup besar, terutama bagi tren teknologi komunikasi. Berikut detailnya.

  • Tren Komunikasi
  • Sekarang ini mungkin Anda harus menggunakan laptop atau smartphone dan menatap layarnya untuk melakukan komunikasi dengan teman-teman atau orang lain di lokasi yang berbeda.

    Namun hal ini tak lagi terjadi jika teknologi metaverse sudah benar-benar diimplementasikan. Anda bisa melakukan komunikasi secara interaktif bersama teman-teman di sebuah ruangan virtual.

  • Tren Aplikasi dan Website
  • Metaverse juga disebut-sebut akan menyebabkan perubahan pada tren aplikasi dan website. Saat ini, kebanyakan aplikasi dan website masih menggunakan tampilan 2 dimensi. Seiring dengan perkembangan metaverse, tampilan website dan aplikasi akan berubah menjadi 3 dimensi.

    Perusahaan-perusahaan bisa membangun tempat-tempat di dunia virtual misalnya ruang pertemuan, toko, ruang bermain, dan sebagainya.

  • Tren Hiburan
  • Tren di ranah hiburan juga diprediksi akan berubah berkat kehadiran metaverse. Anda bisa menyaksikan konser secara virtual bersama orang-orang dari seluruh dunia. Di metaverse, Anda dapat menonton musisi favorit secara virtual namun terasa lebih nyata.

    Menonton konser musisi dunia mungkin tidak akan semahal saat ini. Tren hiburan seperti ini juga sangat cocok diterapkan di masa pandemi karena manusia dilarang untuk membuat kerumunan.

  • Tren Periklanan
  • Hal terakhir yang mungkin berubah karena adanya metaverse adalah teknologi periklanan. Perusahaan-perusahaan atau brand dapat menyewa space iklan di metaverse. Kemudian iklan-iklan mereka akan ditampilkan di tempat-tempat umum seperti di dunia nyata yang saat ini sering Anda lihat.

Back to Content ↑

Perkembangannya Hari Ini

CEO Meta, Mark Zuckerberg, menyebutkan bahwa metaverse baru benar-benar bisa diimplementasikan secara masif pada 2032 atau 10 tahun yang akan datang. Meski begitu, perkembangan metaverse sebenarnya sudah bisa Anda lihat hari ini.

Berikut ini perkembangan dari pembangunan metaverse yang sudah dilakukan oleh beberapa perusahaan teknologi di dunia.

  • Meta
  • Bisa dikatakan bahwa Meta merupakan pelopor pembangunan Metaverse. Perusahaan ini sudah “nyolong” start dengan meluncurkan sebuah software virtual meeting yang diberi nama Horizon Workrooms.

    Perangkat lunak tersebut bisa digunakan jika memakai bantuan perangkat VR bernama Oculus. Horizon Workrooms ini memungkinkan para penggunanya menghadiri pertemuan secara virtual. Mereka akan merasa sedang berada di sebuah ruangan bersama dengan rekan-rekan kerjanya.

    Pertemuan akan terasa lebih nyata dan interaktif dengan menggunakan Horizon Workrooms ini. Apakah Anda tertarik untuk mencobanya?

  • Microsoft
  • Tak mau kalah dengan Meta, Microsoft juga turut andil dalam pembangunan metaverse. Pihaknya mengembangkan dunia virtual menggunakan aplikasi bernama Mixed and Extended Reality. Ada pula platform bernama Microsoft Mesh yang dibuat dengan konsep metaverse.

    Microsoft berencana untuk menggabungkan dunia virtual dan dunia nyata menggunakan teknologi AR dan VR. Aplikasi tersebut rencananya akan dirilis oleh Microsoft pada tahun 2022 ini. Mari nantikan bersama.

  • Epic Games
  • Perusahaan teknologi terakhir yang juga mengembangkan metaverse adalah Epic Games. Perlu Anda ketahui bahwa Epic Games merupakan publisher dari game-game yang mendunia.

    Epic Games sendiri sedang mengembangkan metaverse melalui game Fortnite. Pengembangan metaverse oleh Epic Games bisa dibilang sudah berjalan karena di Fortnite sendiri sudah banyak muncul konser-konser virtual.

    Berdasarkan penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa metaverse adalah dunia virtual yang mengadaptasi dunia nyata. Di dalamnya, manusia bisa melakukan banyak hal secara virtual. Sangat seru dan tidak sabar ingin mencobanya, bukan? Masa depan telah datang.